Lallana – Klopp Benar-Benar Normal

Lallana datang melalui jalur pemain muda Southampton

Adam Lallana telah melimpahkan pujian bagi manajer Liverpool, Jurgen Klopp dan mengatakan ia mengagumi ketulusan manajer asal Jerman itu terhadap para pemainnya.

Klopp dengan bercanda menggambarkan dirinya sebagai “normal” setelah diperkenalkan sebagai manajer Liverpool pada bulan Oktober lalu dan Lallana merasa keterangan mantan pelatih Borussia Dortmund atas dirinya sendiri itu cukup tepat. “Klopp benar-benar brilian untuk didengarkan,” kata Lallana kepada The Telegraph. “Dia tampaknya memiliki cara yang santai. Anda tidak bisa membayangkan dia duduk di kantornya menyiapkan diri untuk berbicara kepada tim. Dia hanya mengikuti situasi dan itu semua asli. Seratus persen.

“Cara dia menggambarkan dirinya sebagai ‘normal’ memang benar. Tidak ada ego, tetapi karisma dan aura yang berlimpah. Dia bersungguh-seungguh atas apa yang dia katakan. “Dia akan menjadi teman Anda, tapi bukan teman terbaik Anda. Dia tidak akan pergi untuk minum bir dengan kami setelah pertandingan, tapi dia akan memanggil Anda ke kantor dan mengobrol jika diperlukan. “

Lallana datang melalui jalur pemain muda Southampton yang sama yang menghasilkan Gareth Bale dan Theo Walcott, namun menegaskan dia tidak pernah di jalur yang sama dengan keduanya. “Saya adalah seseorang yang berkembang dengan lambat. Sementara Bale dan Walcott memiliki ‘X-factor’, saya hanya berkembang secara bertahap. Saya tidak bermain selama satu musim penuh sampai saya berusia 21 tahun, “tambahnya.

“Saya adalah seorang profesional, tapi tidak sampai ke tingkat yang seharusnya dalam hal bagaimana saya makan atau seberapa besar komitmen saya ketika saya masih muda. Anda harus 100 persen berkomitmen dan profesional dari usia termuda atau Anda tidak akan bisa mengatasi tekanan yang ada. “Musim pertama saya di Liga Satu di bawah Alan Pardew merupakan tahun besar bagi saya. Itu hal yang baik bagi saya untuk menjalani dua musim di Liga Satu dan tumbuh. Ketika kami sampai ke Championship, saya sudah siap. Di usia 24 dan masuk ke Liga Premier, saya adalah kapten dan kemudian [Mauricio] Pochettino datang dan di sanalah saya maju. “