Kepercayaan Diri Newcastle Sangat Rapuh – Mcclaren

Mcclaren - keyakinan yang ada sangatlah rapuh

Kepercayaan diri para pemain Newcastle United berada dalam kondisi yang “sangat rapuh”, menurut manajer Steve McClaren yang kini tengah berada di bawah tekanan.

Newcastle berada di urutan kedua terbawah di klasmen sementara Liga Premier setelah 14 pertandingan setelah kekalahan dengan skor telak 5-1 pada akhir pekan lalu di Crystal Palace. Tim McClaren itu kini akan menghadapi Liverpool yang sedang dalam bentuk permainan terbaik mereka, yang telah memenangkan empat pertandingan terakhir mereka di semua kompetisi, di St James Park, Minggu.

Mantan manajer tim nasional Inggris itu merasa sangat prihatin dengan penampilan yang tidak konsisten dari timnya. “Tidak ada yang merasa bahagia di klub sepak bola ini,” kata McClaren. “Kami telah kalah dalam dua pertandingan terakhir dan kami tidak tampil dengan baik. Ini adalah perubahan yang luar biasa. Kami telah membalikkan keadaan. Tapi keyakinan itu dapat terkikis secepat ia datang. Tiba-tiba kami sudah maju tiga langkah ke depan dan mundur lima atau enam langkah.

Ia melanjutkankan: “Kami percaya pada para pemain kami, tapi keyakinan yang ada sangatlah rapuh. “Orang-orang mempertanyakan kurangnya karakter dan daya juang dan tampaknya seperti itu, tapi ini adalah pemain muda, ini adalah apa yang mereka alami. “Pengalaman ini harus mereka lalui – persaingan di klub besar dalam situasi sulit dan menjadi lebih kuat ketika mereka dapat mengatasinya.”

Lawan mereka di hari Minggu, Liverpool terlihat segar kembali di bawah manajer baru Jurgen Klopp tapi McClaren mengatakan ia tidak akan terkejut jika Newcastle mencatat hasil positif. “Itulah yang harus kita percaya – bahwa pertandingan berikutnya adalah kesempatan untuk membangun kinerja dan mendapatkan hasilnya,” katanya. “Tiba-tiba keyakinan itu datang kembali. Kami telah melakukan itu pada waktu tertentu di musim ini. Kami melakukannya setelah Watford, Sheffield Wednesday – itu hasil yang buruk. Tapi hasil imbang ketika melawan Chelsea [2-2], balasan yang luar biasa. “