Newcastle United Tatap Tahun 2016 dengan Optimis

newcastle united

Newcastle United sudah tidak sabar menantikan tahun 2015 ini berakhir. Alasannya ialah sang manajer Steve McClaren cuma bisa memberikan tujuh kemenangan di Premier League sepanjang tahun ini.

McClaren resmi didapuk sebagai pelatih awal musim sebagai suksesor Alan Pardew. Performa The Magpies di dua tahun belakangan memang jauh dari harapan karena selalu hanya bersaing dengan tim-tim bawah klasemen.

Pekerjaan yang diemban McClaren pun juga cukup sulit. Ia dituntut untuk mengantarkan Newcastle kembali berprestasi di kancah domestik. McClaren mengakui jika tahun 2015 performa mereka menurun dan menjadi yang paling buruk dalam buku sejarah The Magpies.

“Tahun ini tahun yang buruk bagi kami. Apabila mereka bilang ‘Kami tidak bisa menunggu hingga semuannya berakhir’, saya sependapat,” kata McClarem dikutip dari Mirror, Kamis, 31 Desember 2015.

Menurut pelatih berusia 54 tahun itu, tugas yang dia kalukan kini belum lah cukup. Ditambah lagi mereka kini terjerembab hingga ke urutan tiga terbawah dan terancam terdegradasi.

“Kami sedang merencanakan sesuatu dan kami bakal melakukannya lebih baik lagi. Masih tersisa 19 laga lagi di paruh kedua. Satu hal yang saya khawatirkan, bila mereka tidak memberikan usaha dan sikap yang baik di lapangan, maka mereka tidak bisa mendapat posisi yang baik di papan klasemen.”

Meski begitu, McClaren masih memendam rasa optimis dan pandangan positif bagi skuad Newcastle. Sebab mereka punya integritas dan kerja sama yang bagus kendati usianya masih muda.

“Tim ini hanya memerlukan sedikit lagi kepercayaan diri dalam menyerang dan mempertahankan bola. Mereka sudah bermain baik sebagai sebuah tim,” tutur McClaren.