Bukan Kemenangan yang Mudah untuk Roma

as roma

AS Roma dipaksa jungkir balik untuk meraih kemenangan di markas Sassuolo. Walau mendapat perlawanan ketat dari tuan rumah, Luciano Spalletti mengklaim anak asuhnya layak menang.

Dalam gim yang berlangsung di Mapei Stadium, Rabu (3/2) dinihari WIB, Roma meraih kemenangan dua gol tanpa balas melalui gol Mohamed Salah dan Stephan El Shaarawy.

Kendati menang 2-0, Il Giallorossi harus susah payah sebelum pulang dengan tiga angka. Sejak memimpin 1-0 di paruh pertama, Sassuolo membombardir lini pertahanan Roma di paruh kedua.

Tekanan Sassuolo lalu menghasilkan penalti pada menit 87 usai Radja Nainggolan melanggar Lorenzo Pellegrini. Pelanggaran itu juga berujung kartu merah unuk Nainggolan.

Untungnya Domenico Berardi yang maju untuk mengeksekusi gagal menjalankan tugasnya setelah sepakannya melambung jauh dari mistar gawang

Pada maasa injury time, Roma akhirnya bisa mengunci kemenangan. Diego Perotti yang berhasil mencuri bola dari bek Sassuolo kemudian lantas mengirimkan umpan tarik yang dimaksimalkann oleh El Shaarawy.

“Kami memperlihatkan semangat serta kecepatan yang fantastis, khususnya di babak pertama, dan kami juga beruntung karena Berardi biasanya bagus dalam penalti,” ujar Spalletti kepada Sky Sport Italia dan Mediaset Premium seperti dikutip Football Italia.

“Semuanya berjalan seperti yang diharapkan semoga kemenangan ini memberikan kepercayaan diri untuk para pemain supaya bekerja lebih baik lagi,” lanjut pelatih berkepala plontos itu.

“Sassuolo merupakan tim kuat dan sulit dikalahkan di kandang, anda harus berusaha ekstra keras keras di sini atau anda tidak akan pulang dengan hasil. Kami berhasil meraih angka setelah mengalami penderitaan.”