Ditinggal Higuain, Napoli Tetap Optimis Raih Scudetto

gonzalo higuain

Napoli sama sekali tak meratapi kepergian Gonzalo Higuain yang hijrah ke tim rival, Juventus. Meski tanpa kehadiran Higuain, Napoli tetap yakin dengan peluang memenangi liga.

Musim 2015-2016 lalu Napoli gagal memaksimalkan laju buruk Juventus di awal musim. Napoli sempat memuncaki daftar Capolista pada pertengahan musim tapi harus rela disusul Bianconeri, yang sukses comeback dari tren negatif guna merengkuh Scudetto kelima kali secara beruntun.

Kedigdayaan Juventus nampak masih terus berlanjut menyusul kedatangan sejumlah pilar inti dari rival-rival langsungnya termasuk Higuain dan Miralem Pjanic.

Di lain sisi Napoli baru merekrut Lorenzo Tonelli dan Emanuele Giacherrini walau masih berusaha memboyong Mauro Icardi dari Inter Milan. Manajer Il Partenopei, Maurizio Sarri optimis timnya bisa mengatasi ketiadaan penyerang asal Argentina tersebut.

“Itu tidak akan berpengaruh pad akami, tidak sedetik pun,” cetus Sarri kepada Corriere dello Sport. “Musim lalu mengikuti ritme Juventus nyaris tak mungkin dilakukan, maka kami tak menyesal. Namun kini kita mulai dari awal dan saya tak menganggapnya sebagai masalah besar.”

“Kami tak menyayangkan kepergian dia, kami tak mau membuat-buat alasan. Kami tim kuat dan musim lalu kami bermain di tiga pertandingan tanpa dia dan bisa mendapatkan enam angka, bagi saya itu cukup bagus.”

Bomber berjuluk El Pipita ini sempat menjadi harapan publik Naples untuk mengkomandoi Napoli dalam meraih liga yang sudah bertahan sampai tiga dekade. Namun di luar dugaan, eks penggawa Real Madrid ini justru pindah ke Juve yang menyulut amarah suporter Napoli.

Bos Napoli Aurelio De Laurentiis bahkan sampai tak bisa menyembunyikan kekesalahan dengan kepindahan Higuain ke Juve.

“Akan terjadi 38 laga dan saya bisa menggaransi jika Juventus akan mendapati sebuah pertandingan yang sangat, sangat sulit hampir mustahil mereka menangi pada 2 April di Stadion San Paolo,” lugas Sarri.