Mourinho Berharap Crystal Palace Bersikap Lunak Pada Man Utd

jose mourinho

 

Manchester United bakal berhadapan dengan Crystal Palace dalam partai terakhir Premier League di musim 2016/2017. Sang manajer Man Utd, Jose Mourinho, pun behrarap agar lawannya bisa bermain lebih pelan dalam pertandingan terakhir musim ini.

Perduelan terakhir Premier League yang mempertemukan Man Utd kontra Palace bakal digelar di Old Trafford, Minggu (21/5/2017) malam nanti. Selaku peracik taktik The Red Devils, Mourinho lantas mengeluhkan skedul pertandingan tim arahannya.

Pasalnya, ‘Setan Merah’ masih memiliki 1 laga krusial di partai final Liga Europa kontra Ajax Amsterdam. Perduelan itu nantinya bakal digelar di Friends Arena, Kamis (25/5/2017).

Karena hanya memiliki jeda 4 hari, Man Utd lantas mengindikasikan kalau mereka bakal menurunkan tim cadangan saat melawan Palace. Bahkan, Mourinho telah memberitahu kalau posisi kiper mereka bakal dioperasikan oleh Joel Pereira, kiper opsi ketiga MU yang bakal melakoni debut di Premier League.

Hal ini pun tak lepas dari faktor MU yang telah dipastikan akan finis di peringkat 6 klasemen musim ini dan hasil akhir di laga kontra Palace sudah takkan berpengaruh apapun. Di sisi lain, Palace juga sudah terhindar dari ancaman degradasi.

Disebabkan itulah, Mourinho berharap pelatih Palace Sam Allardyce meminta Wilfried Zaha agar tidak bermain habis-habisan serta Christian Benteke tidak dimasukkan dalam kunjungan Palace ke Old Trafford.

“Saya harpa para pendukung tetap menyuport tim, mereka memaafkan hal yang begitu naif, mereka memaafkan kurangnya keoptimisan tim serta saya berharap Big Sam (Allardyce), memperliahtkan kalau dirinya teman yang baik dan ia bisa bermain melambat,” ujar Mourinho kepada salah satu media.

“Katakan ke (Wilfried) Zaha agar tampil lebih lambat, ataupun tak membawa Benteke dalam kunjungannya kali ini. Saya harap ia bersikap lunak terhadap kami,” lanjutnya menambahkan.