Momen Emosional Di Laga Terakhir Xabi Alonso

Xabi Alonso

Xabi Alonso akhirnya tampil di laga terakhinya sebagai seorang pemain sepakbola. Ketika ditanya tentang apa yang Alonso rasakan saat ini. Alonso menjawab: “Rasanya campur aduk.”

Xabi Alonso mengakhiri perjalanan panjang sebagai seorang pemain sepakbola dalam pertandingan terakhir Bundesliga, Sabtu (20 Mei 2017) malam WIB, saat Bayern Muenchen meraih kemenangan dengan skor telak 4 – 1 atas Freiburg.

Alonso yang bermain diturunkan sebagai starter ditarik keluar pada menit ke-82 dan dia pun mendapat standing ovation dari seluruh suporter Bayern di Allianz Arena. Itu adalah kali terakhir Alonso menginjakkan kakinya di lapangan sebagai pesepakbola.

“Sangat puas rasanya karena saya bisa menutup karier saya sebagai seorang pemain sepakbola. Rasanya campur aduk. Ada banyak momen di mana saya harus membuat keputusan untuk mengkhiri ini” ujar Alonso seperti yang dilansir dari Soccerway.

“Perasaan yang saya rasakan tentu saja campur aduk antara emosi, nostalgia, melakonlis, dan kesedihan, namun juga ada perasaan bahagia di saat yang bersamaan. Campur aduk lah pokoknya dan saya tidak tahu bagaimana harus mengatakannya.”

Pertandingan melawan Freiburg merupakan laga terakhir dalam karier panjang Alonso sebagai pemain sepakbola yang diawali sejak tahun 1999. Bersama Real Sociedad, Alonso bermain selama lima musim di sana sebelum direkrut oleh Liverpool pada 2004.

Karier Alonso melonjak drastis semasa memperkuat Liverpool dengan torehan gelar Liga Champions dan Piala FA. Pada musim panas 2009, Alonso pulang ke Spanyol usai dibeli oleh Real Madrid dan disana dia memenangkan juga meraih gelar La Liga, Liga Champions, dan Copa del Rey.

Bayern Muenchen menjadi klub terakhir Alonso sejak pindah ke Allianz Arena pada 2014 silam. Bersama Die Roten, Alonso memenangkan tiga trofi Bundesliga. Sementara untuk level timnas, Alonso berjasa mengantarkan Spanyol meraih Piala Dunia dan dua Piala Eropa dengan total 114 penampilan dan 16 gol.

“Rasanya indah sekali dan tentu saja saya akan sangat merindukannya. Memori-memori seperti ini akan kita ingat terus. Saya ingat bermain dengan ayah saya, dan anak-anak saya tentu juga akan mengingatnya juga,” tutup Xabi Alonso.