Guardiola Cukup Puas Dengan Musim Pertamanya Di City

josep guardiola

Josep Guardiola cukup senang Manchester City bisa finis ketiga pada musim debutnya di Premier League. Persaingan Premier League diakui oleh Guardiola memang sangat.

Manchester City mengunci posisi tiga besar di Premier League setelah mengalahkan Watford dengan telak 5 – 0 di Vicarage Road, Minggu (21 Mei 2017) malam WIB. The Citizens mengakhiri musim dengan nilai 78, tertinggal 13 poin dari sang juara, Chelsea dan enam poin dari Tottenham Hotspur di posisi dua.

Di awal musim Manchester City sempat disebut-sebut sebagai salah satu kandidat juara. Mereka sempat ada di puncak klasemen dari pekan pertama sampai pekan ke-10, sebelum kemudian berangsur-angsur mengalami penurunan dan sempat terpaku di peringkat lima selama beberapa pekan.

Guardiola sebelumnya sudah menyatakan bahwa dia mengambil banyak pelajaran di musim pertamanya ini, tapi menilai Manchester City sudah menunjukkan perkembangan yang signifikan.

“Kami sebelumnya berada dalam tekanan besar. Selamat untuk Chelsea dan untuk Tottenham Hotspur, kami sangat bahagia karena bisa finis di posisi tiga besar. Musim depan Arsenal tidak ada di Liga Champions, itu menunjukkan bahwa persaingan di Inggris sangat ketat,” kata Josep Guardiola seperti yang dilansir dari BBC.

“Kami sudah melakukan beberapa pekerjaan dan perubahan di sepanjang musim. Tapi Anda dinilai dari hasil-hasil. Selisihnya terlalu besar, kami harus bermain lebih baik untuk mendekati mereka. Kami akan mencoba,” imbuhnya.

Mendapatkan tiket ke Liga Champions musim depan, Manchester City akan berusaha bekerja lebih keras lagi di musim depan. Musim ini mereka hanya sampai babak 16 besar setelah disingkirkan oleh AS Monaco. Semi final sejauh ini masih jadi pencapaian maksimal dari The Citizens.

Josep Guardiola sebelumnya menilai ada jarak yang harus ditutupi dengan klub-klub top Eropa lainnya. Guardiola menjelaskan bahwa secara pengalaman, Manchester City masih tertinggal dari tim-tim Eropa lainnya.

“Saya rasa Manchester City bukan klub dengan sejarah panjang di Eropa seperti Manchester United atau Arsenal. Tapi sekarang kami ada di sana lima atau enam tahun dan sekarang kami bisa mencoba sampai di level mereka,” ujarnya.