Barca Harus Kembali Ke Filosofi Lama

Barca

Barcelona gagal mempertahankan gelar juara La Liga dan hanya finis di posisi runner-up musim ini. Trofi domestik itu sudah dimenangkan oleh rival abadi mereka, Real Madrid yang mengoleksi 93 poin di akhir musim.

Kegagalan ini harus dijadikan pertimbangan oleh Barcelona untuk kembali memakai filosofi lama. Sejak Josep Guardiola hengkang atau lebih tepatnya pasca kedatangan Luis Enrique memimpin, filosofi lama Barcelona yang mengedepankan bakat-bakat La Masia seperti terlupakan.

Manajemen Barcelona diharapkan bersedia mempertimbangkan saran ini. Utamanya diterapkan kepada pelatih baru Barcelona yang kemungkinan besar akan ditempati oleh Ernesto Valverde (manajer Athletic Bilbao saat ini).

Tidak hanya maksimalkan pemain berbakat asal dari akademi sepakbola klub, pemain-pemain top juga tetap harus didatangkan kembali. Saat ini, Barcelona sedang memburu beberapa nama top seperti Marco Veratti, Vitolo dan Hector Bellerin.

Ini adalah strategi yang harus segera dilakukan oleh Barcelona. Ini harus segera mereka lakukan untuuk mencegah Real Madrid menganggu Barcelona. Maklum, Lionel Messi dan kawan-kawan sudah memboyong 6 dari 8 gelar La Liga terakhir.

Manajemen Los Cules akan terus diingatkan untuk cermat dalam pembelian pemain. Seperti terjadi musim ini dimana pemain lapis kedua kurang berfungsi maksimal sehingga menyebabkan kekacauan di permainan Barcelona.

Kegagalan ini sendiri tidak dianggap sebagai masalah besar oleh Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu. Menurut Bartomeu, Barcelona sudah menjalani musim yang bagus.

“Musim ini permainan kami sudah cukup bagus, terlepas dari fakta bahwa juara La Liga dan Liga Champions lepas dari genggaman kami,” ungkap Bartomeu soal peringkat dua yang diraih Barcelona.

Komentar santai yang dilontarkan oleh Bartomeu membuat presiden Barcelona, Joan Laporta naik pitam. Bagi dia, apa yang dikatakan Bartomeu sebuah kebohongan dan tidak selayakanya dia berkata demikian.

“Dia seperti orang mabuk yang berkata kebohongan. Kekacauan sedang melanda Barcelona,” kelas Laporta seperti yang dilansir dari akun media sosial twitternya.