Cedera Lutut, Reus Terancam Absen Sampai Akhir Tahun

Marco Reus

Penyerang Borussia Dortmund, Marco Reus mengakhiri musim 2016/2017 dengan sebuah kabar buruk. Reus lagi-lagi mengalami cedera yang cukup parah dan terancam harus berada di ruang perawaratan hingga akhir tahun.

Marco Reus diturunkan oleh Borussia Dortmund di laga final DFB Pokal kontra Eintracht Frankfurt, Sabtu (27 Mei 2017). Pada laga yang dimenangkan oleh Die Borussen 2 – 1 itu, Reus mengalami cedera dan hanya berada di atas lapangan pada babak pertama untuk digantikan Christian Pulisic pada menit ke-46.

Dalam kabar dari Bild yang dilansir oleh Daily Mail, pemain tim nasional Jermain berusia 27 tahun itu mengalami masalah pada lututnya. Reus pribadi menduga ada masalah dengan lututnya. Sebelumnya, di musim 2016/17, Reus juga tidak mampu tampil maksimal setelah menderita cedera kambuhan yang membuat dia sangat jarang bermain.

“Mungkin ada sedikit masalah yang saya alami di bagian ligamen anterior cruciate. Anda harus menanyakannya kepada dokter terlebih dahulu. Tapi untuk hari ini, ini bukan masalah besar,” ucap Marco Reus di sela-sela perayaan juara DFB Pokal.

Sementara manajer Borussia Dortmund, Thomas Tuchel tidak banyak mengeluarkan komentar karena belum ada pemeriksaan mendalam. “Dia mengalami benturan saat berlari ke kotak penalti dan kami belum tahu seberapa parah cederanya,” ucap Tuchel.

Jika benar cederanya terjadi di bagian ligamen anterior cruciate, Reus terancam absen sampai akhir tahun. Dengan kata lain, pemain berusia 27 tahun itu bakal absen dalam tur pramusim dan pertandingan awal musim Bundesliga 2017/2018.

Sepanjang musim ini, Reus terhitung mengalami cedera sebanyak lima kali. Pertama kali di bulan November silam karena mengalami cedera tumit. Selanjutnya sejumlah cedera kembali dialaminya seperti cedera otot, cedera pada paha, memar, dan robek otot hingga April lalu.

Karena cederanya itu, Marco Reus terhitung sudah absen bermain selama 52 hari dan absen di sembilan pertandingan Borussia Dortmund. Reus hanya tampil di 24 pertandingan dan mencetak 13 gol di seluruh ajang kompetitif, dengan satu trofi berhasil dipersembahkannya.