Alasan Joachim Loew Membawa Para Pemain Muda Di Skuat Jerman

joachim loew

 

Timnas Jerman lebih memilih pemain-pemain muda untuk melakoni Piala Konfederasi 2017. Pelatih utama Joachim Loew mengambil keputusan ini karena ingin mencari opsi baru serta membantu pemain-pemain lain meningkatkan levelnya.

Leow tak membawa pemain-pemain seniornya seperti Manuel Neuer, Jerome Boateng, Mesut Oezil, Toni Kroos, serta Thomas Mueller dalam keikutsertaan Jerman di Piala Konfederasi yang berlangsung di Rusia.

Peracik taktik 57 tahun itu lebih memilih pemain-pemain muda layaknya Julian Draxler, Joshua Kimmich, Emre Can, Julian Brandt maupun Timo Werner. Bisa dibilang mereka merupakan pemain-pemain junior ataupun yang kurang pengalaman seperti Sandro Wagner, Amin Younes, dan bahkan Lars Stindl pun dimasukkan ke dalam skuat utama.

Dari segi usia, Wagner merupakan pemain yang paling tua dengan berusia 29 tahun, kemudian ada Stindl (28 tahun) serta Sebastian Rudy dan Joans Hector yang masing-masing baru menginjak 27 tahun. Dari 21 pesepakbola dalam skuat, 16 di antaranya baru berusia 25 tahun ataupun yang lebih muda.

Dibalik keputusannya itu, Loew rupanya ingin mencoba mencari sejumlah opsi baru dari pemain-pemain yang ada. Tak hanya itu, ia juga mau membantu pemain-pemain muda yang kariernya sedang bersinar agar meningkatkan levelnya, seperti Draxler dan Kimmich.

“Pemain-pemain dalam skuat saya memberikan perbedaan untuk saya kalau mereka akan melakukan sebuah inovasi. Pemain-pemain muda layaknya Draxler dengan Kimmich masih dapat meningkat pesat,” ucap Loew seperti yang dilansir dari salah satu media.

“Mereka belumlah mencapai tingkat pemain kelas dunia, belum. Namun mereka dapat mencapai level tersebut. Ini bukanlah konsekuensi sama sekali.”

“Ini kesempatan untuk mencari pemain-pemain baru buat tim. Saya tidak kekurangan keoptimisan sedikitpun. Para pemain ini sudah bermain cemerlang di Bundesliga musim ini dan memiliki kualitas yang cukup oke,” lanjutnya.