Dihalangi Pindah ke Lyon, Pemain Ini Kecewa Berat

Jason Denayer

Jason Denayer merasa sangat kecewa dengan perlakukan yang dia terima dari Manchester City. Bek berkebangsaan Belgia itu ingin pindah ke klub top agar bisa mengembangkan kariernya, namun Manchester City malah menghalang-halangi.

Denayer awalnya bergabung dengan akademi Manchester City di tahun 2013 silam setelah sukses menjalani percobaan. Namun pada akhirnya, dia sampai saat ini belum pernah main bersama tim utama The Citizens.

Denayer dipinjamkan ke tiga klub berbeda dalam tiga musim terakhir. Dia bisa dibilang sukses saat membela Celtic FC di musim 2014/2015, kemudian bermain di Galatasaray pada musim berikutnya, dan terakhir memperkuat Sunderland pada musim lalu.

Untuk musim depan, Denayer juga tidak masuk dalam rencana Josep Guardiola. Oleh karena itu, dia pun hampir pasti menjalani peminjaman lagi ke klub lain. Sang pemain bilang kalau Manchester City ngotot tidak mau menjualnya.

“Manchester City tidak mau menjual saya, mereka memang mau menjual dengan persyaratan yang hampir tidak masuk akal: sebuah klausul buyback dengan harga yang hampir sama dengan harga jual. Itu membuat klub-klub tak berminat merekrut saya secara permanen dan lebih memilih untuk meminjam.” ungkap Jason Denayer.

Jason Denayer melanjutkan curhatnya jika dia sebenarnya sudah mencapai kesepakatan dengan klub raksasa Prancis, Olympique Lyon. Namun, The Citizens tidak berniat melepaskannya ke Lyon. City justru berniat meminjamkan Denayer ke Girona, sebuah klub kecil di Spanyol yang akan menjalani musim debut di La Liga pada 2017/2018.

“Olympique Lyon akan menjadi tempat yang sempurna untuk saya. Sebuah klub ambisius di liga yang atraktif. Olympique Lyon dan saya sudah mencapai kesepakatan pribadi, tapi Manchester City menghalangi kepindahan itu dan menyuruh saya pindah ke Girona. Mari kita lihat apakah yang akan terjadi dalam beberapa pekan ke depan. Jika situasinya tak terselesaikan, maka saya akan ke Girona,” ujar Jason Denayer.

“Jika saya boleh memilih, saya lebih memilih untuk tidak bergabung dengan Girona. Bukan karena saya tidak suka dengan Girona, namun lebih karena saya ingin bermain bersama tim yang mendominasi.”