Bonucci Tanggapi Santai Soal Kemungkinann Dicemooh Fans Juventus

Leonardo Bonucci

Bek senior asal Italia, Leonardo Bonucci sadar dengan konsekuensi kepindahannya ke klub rival. Setelah resmi berstatus sebagai pemain AC Milan, Bonucci sudah siap jika suatu saat nanti dia dicemooh oleh para pendukung Juventus.

Setelah tujuh tahun setia menjaga tembok pertahanan Juventus, Bonucci akhirnya berganti seragam pada musim panas ini. Bek berusia 30 tahun itu secara mengejutkan menyeberang ke AC Milan dengan nilai transfer yang tidak kurang dari 42 juta euro (sekitar Rp 652,7 miliar).

Kepergian Leonardo Bonucci dari Il Bianconeri diiringi rumor retaknya hubungan sang pemain dengan pelatih Massimiliano Allegri. Keduanya terlihat jelas bertengkar di pinggir lapangan ketika Juventus mengalahkan Palermo 4-1 pada bulan Februari lalu.

Allegri pun memberikan hukuman kepada Bonucci, dia cuma jadi penonton ketika Juventus menghadapi FC Porto di Liga Champions. Bonucci pun akhirnya mengakui jika dicoretnya dia di laga melawan FC Porto menjadi puncak perselisihannya dengan Massimiliano Allegri.

“Semua orang mengira itu adalah hal yang paling mencolok, tapi sebenarnya itu hanya ujungnya. Ada situasi-situasi lain yang saya alami sebelum itu,” ungkap Leonardo Bonucci dalam sebuah sesi wawancara dengan La Gazzetta dello Sport.

“Untuk bisa memberikan 100% kemampuan saya, saya perlu mendapat kepercayaan dari pelatih. Itu merupakan sesuatu yang hanya terjadi secara tidak jelas di Juventus dalam beberapa waktu terakhir ini. Belakangan saya tidak dimainkan secara reguler” lanjut Leonardo Bonucci.

Setelah pindah ke AC Milan, Leonardo Bonucci akan berhadapan dengan mantan klubnya paling tidak dua kali pada musim depan. Dia tidak akan kaget jika suatu saat nanti dicemooh oleh para pendukung Juventus. Namun dia tidak khawatir dengan itu.

“Mereka harus mengerti bahwa, seperti halnya hinaan yang saya terima ketika saya bermain dengan mengenakan seragam Juventus itu justru memberikan semangat kepada saya, itu akan sama jika mereka mencemooh saya,” tutup Leonardo Bonucci.