Monaco Beri Sinyal Positif Kepergian Lemar

Thomas Lemar memang benar menjadi pusat perhatian dari klub-klub elite Eropa, aksinya bersama Monaco berhasil mengejutkan banyak pihak termasuk Arsenal yang dimusim panas kemarin gagal mendapatkan tanda tangan pemuda kelahiran Prancis tersebut.

Bursa musim panas 2017 kemarin menjadi momen baru bagi Lemar, dimana Arsenal tergabung bersama Liverpool saling berebut mendapatkan tanda tangannya. Adapun kepastian itu dibenarkan oleh presiden Monaco, Vadim Vasilyev.

Nama Lemar pun melambung tinggi dan digosipkan akan segera meninggalkan Monaco usai menjuarai Ligue 1 Prancis dan menembus semifinal Liga Champions. Tak anyal masuk nama Arsenald dan Liverpool yang berupa mencari pengganti Alexis Sanchez dan Philippe Coutinho.

Kedua bintang Premier League Inggris itu pun pada akhirnya memilih bertahan dan Arsene Wenger sendiri sempat angkat bicara soal kegagalan mereka mendapatkan Lemar, dimana sang pelatih asal Prancis tersebut mengungkapkan jika Neymar menolak datang ke London karena ingin bertahan dan bermain di Liga Champions.

Meski gagal dimusim panas kemarin, namun Vasilyev kembali menegaskan bahwa ada kemungkinan besar Lemar akan benar-benar pergi dibursa transfer musim dingin atau dimusim depan.

“Liverpool datang sebagai klub yang tertarik, sebelum akhirnya Arsenal gagal. Di saat yang bersamaan, itu terlalu terlambat, tidak ada cukup waktu untuk menyelesaikan kesepakatan. Akan tetapi saya merasa bahagia dia bertahan disini dan dia adalah sosok yang diandalakan,” cetus Vasilyev kepada media.

“Musim mendatang akan datang banyak opsi, dalam sepakbola tidak ada jaminan. Ada beberapa pemain yang harusnya pergi, namun akhirnya tidak pergi karena berbagai alasan. Untuk itu, Lemar memiliki kesempatan yang sama dengan pemain lain jika dia ingin pergi,”

“Masuk Januari? Anda tidak bisa mengatakan tidak, namun itu tidak ada dalam rencana kami. Kami akan lihat bagaimana tim bermain di kompetisi berbeda. Akan tetapi, Januari bukan sebagai waktu yang tepat untuk melakukan perubahan.” Vasilyev mengakhiri.