Kapten Brasil Ungkap Rasa Kecewa Pada Neymar

Neymar Brasil 2018

Penampilan pemain termahal dunia, Neymar, bersama Timnas Brasil di Piala Dunia 2018 telah mengundang banyak pertanyaan, termasuk di laga melawan Kosta Rika kemarin. Meski Brasil menang 2-0 atas sang lawan, namun tetap saja sosok Neymar tak bisa lepas dari sorotan publik.

Tak hanya mengundang pertanyaan dari ranah publik, namun penampilan Neymar tersebut membuka suara dari kapten Brasil, Thiago Silva. Disini, sang kapten mengungkapkan bagaimana sikap Neymar yang kesal ketika dirinya mengembalikan bola kepada Kosta Rika sebagai sikap Fair Play.

Satu yang paling mencolok adalah bagaimana reaksi Neymar ketika melihat pemain Kosta Rika tergeletak akibat cedera. Lebih parahnya lagi, Neymar melakukan aksi protesnya dengan membanting bola, dan aksi itu harus dihukum dengan kartu kuning.

Banyak Yang Kecewa Pada Neymar

Neymar Brasil 2018

Terlepas dari aksi itu, Silva tetap memberikan dukungan kepada Neymar. Meski kecewa, namun sang kapten tetap menyadari bahwa aksi itu tak lepas dari semangat sang pemain terhadap Timnas Brasil.

“Neymar sudah saya anggap seperti adik dan saya berusaha menjaga dia, tetapi hari ini saya merasa sedih karena dia menghina saya ketika saya mengembalikan bola pada Kosta Rika,” tutur Silva.

Jika membedah aksi Neymar tersebut, Silva menjelaskan bahwa bola itu tidak akan mengubah hasil pertandingan. Akan tetapi, aksi berlebihan yang ditunjukan Neymar telah berdampak buruk pada pamornya sebagai pemain bintang kelas dunia.

“Maksud Neymar sudah jelas, karena Kosta Rika menyulitkannya, tetapi satu kesempatan bola itu tidak akan membuat kami menang. Saya merasa sedih dengan sikapnya dan saya mengatakan itu padanya sesudah laga,” lanjut Silva.

Air Mata Neymar

Neymar Piala Dunia 2018

Di laga Brasil Vs Kosta Rika itu pun terlihat momen yang tak biasa, dimana Neymar langsung meneteskan air mata usai laga berakhir. Dalam hal ini, Silva menyadari bahwa beban mental yang dipanggul Neymar bersama Timnas Brasil sangatlah besar, untuk itu tangisan Neymar terbilang wajar.

Adapun Silva meyakini jika rekan setimnya tersebut akan tampil lebih baik lagi, dan di pertandingan terakhir kontra Serbia, Neymar akan menunjukan jati dirinya sebagai pemain besar kelas dunia.

“Wajar jika Neymar bersikap seperti itu, semua adalah beban. Dia memanggul beban berat. Sekarang dia akan jauh lebih rileks untuk laga ketiga, saya yakin itu dan kita lihat apa yang akan terjadi selanjutnya.” tutup Silva yang saat ini masih bermain untuk Paris Saint Germain.