FIFA Siapkan Sanksi Berat Untuk Pelaku Rasisme

fifa 2019

FIFA telah membuat peraturan baru yang lebih ketat guna mengatasi masalah rasialisme di sepakbola. Mulai detik ini pelaku rasisme bakal menerima hukuman larangan bertanding setidaknya 10 pertandingan.

Seperti dikutip oleh Sky Sports, FIFA merubah isi dari kode disiplin setelah usai melakukan kerjasama dengan Fare, sebuah kelompok yang khusus menyoroti persoalan diskriminasi. Terdapat sejumlah poin yang dirubah.

Yang pertama, FIFA sekarang menganggap pelecehan yang menyebutkan jenis kelamin masuk dalam masalah diskriminasi. Lalu FIF juga menerapkan sanksi minimal bagi sang pelaku.

Sebelum ini orang yang terbukti melakukan rasisme bakal mendapatkan hukuman larangan bermain sebanyak lima pertandingan. Dengan peraturan anyar yang diterapkan, sekarang ini pelaku menerima hukuman 10 pertandingan atau dua kali lipat lebih banyak.

Disamping itu FIFA sekarang juga bakal memanggil korban rasialisme di sebuah sidang dengar pendapat. Para korban tersebut akan mendapat kesempatan untuk memberi keterangan.

Sementara bagi klub dan tim nasional, hukuman bagi tindakan rasialnya kini dihukum penutupan sejumlah area stadion dan terkena denda sebesar 20 ribu Swiss Franc atau sekitar Rp 284,7 juta.

“Isu isu tentang rasialisme serta diskriminasi telah diperbarui, menempatkan FIFA di garis terdepan dalam usaha menghadapi serangan mengerikan ini pada hak asasi manusia yang mendasar. FIFA takkan membiarkan korban pelecehan rasisme merasa kecewa,” demikian pernyataan FIFA.