Premier League Terapkan Aturan Head to Head

By | 16/07/2019

Sejumlah perbaikan terus dilakukan oleh otoritas Premier League. Untuk musim 2019-2020 mendatang, peraturan head to head mulai diberlakukan.

Kita tahu bahwa selama ini Premier League menggunakan aturan selisih gol apabila terdapat dua tim yang mempunyai poin sama. Akan tetapi bila selisih gol pun sama, maka juara akan ditentukan lewat jumlah gol yang dicetak. Bila hal itu masih sama juga maka harus digelar.

Dengan aturan yang ada, Premier League tentu akan melahirkan satu kompetisi yang seru dan dramatis di setiap pekannya. Tiap klub akan berjuang keras mencetak gol sebanyak mungkin untuk menjadi kampiun. Terakhir aturan ini digunakan guna menentukan gelar juara adalah di musim 2011/2012.

Pada saat ini Manchester City menjadi jawara setelah mengungguli Manchester United dalam hal selisih gol, usai keduanya mengoleksi poin yang sama. Akan tetapi terdapat aturan anyar apabila kondisi itu terjadi musim depan.

Menurut sumber dari situs resmi Premier League, akan mulai diterapkan sistem head to head dalam menentukan posisi klasemen, baik dari juara, zona Liga Champions, Liga Europa, sampai promosi degradasi. Hal tersebut lebih dulu diterapkan di La Liga dan Serie A.

Akan tetapi perbedaannya Premier League kini memperlakukan head-to-head (mencari pemilik poin terbanyak dalam dua kali pertemuan) bila tiga syarat teratas yaitu poin, selisih gol, dan jumlah gol yang dicetak sama. Aturan gol pun akan digunakan bila kedua tim juga memilii rekor sama.

Disamping rekor head to head, kompetisi Premier League juga mulai menggunakan dan merubah sejumlah aturan dasar macam penalti serta offside.

Apabila kedua tim mengumpulkan nilai yang sama, maka penentuan penentuan klasemen Premier League mulai musim 2019/2020 sebagai berikut:

  • Selisih gol
  • Jumlah gol
  • Head-to-head (agregat gol tandang)
  • Playoff